Strategi

Penjangkauan

  • Siapkan website yang didedikasikan untuk inisiatif Video for Change Anda, atau halaman khusus di website Anda. Sertakan informasi tentang proyek (termasuk konteks sosial dan politiknya), perkiraan tanggal rilis, pembaruan tentang proses produksi, dan trailer atau klip. Lihat website Pulau Plastik, atau Ahu Parmalim sebagai contoh.
  • Jika Anda belum memiliki website atau akun media sosial sendiri, siapkan media sosial untuk proyek tersebut. Anda dapat melakukan ini melalui akun khusus proyek, atau dengan mempostingnya di akun media sosial pribadi Anda.
  • Ingatlah untuk tidak menyertakan informasi sensitif, rahasia atau pribadi di semua tampilan media sosial saat melakukan upaya penjangkauan atau keterlibatan. Di banyak wilayah, saluran media sosial tidak aman, dapat dipantau, dan menjadi cara bagi pihak yang berseberangan untuk mendapatkan informasi tentang jaringan Anda. (Lihat bagian Manajemen Risiko).
  • Tergantung pada sumber daya yang Anda miliki, siapkan acara pemutaran pra-rilis dengan calon mitra dan audiens.
  • Minta dan dengarkan pendapat ahli di bidang persoalan tersebut untuk meningkatkan legitimasi inisiatif Anda. Hal ini sekaligus untuk mempublikasikan pentingnya inisiatif tersebut dalam ranah suatu persoalan.
  • Bergabunglah dengan festival pitching seperti Good Pitch. Di sana Anda memiliki tujuh menit untuk mempresentasikan film dan kampanye terkait kepada audiens dari yayasan, LSM, juru kampanye, para dermawan, pembuat kebijakan, dan media. Ini dapat memicu kolaborasi-kolaborasi tak terduga yang mendukung tujuan inisiatif video Anda.

Distribusi

  • Mengorganisir pemutaran video di komunitas atau akar rumput melalui pusat-pusat komunitas, tempat ibadah, sekolah, perpustakaan, rumah individu, dan universitas. Distribusi akar rumput bisa sesederhana membagikan DVD ke pusat komunitas atau organisasi berbasis komunitas. Cara ini masih merupakan taktik paling efektif dalam pemutaran video ke komunitas yang terdampak. Berikut adalah dua contoh panduan yang baik untuk pemutaran dan diskusi di komunitas: Friends of the Earth dan Pray The Devil.
  • Rilis film melalui bioskop, menggunakan sebuah perusahaan distribusi atau merilis video sendiri dengan menyewa (beberapa) bioskop dalam jangka waktu tertentu untuk memutar film.
  • Memasukkan video Anda ke festival film. Ini bisa festival internasional besar, seperti Sundance Film Festival atau IDFA, atau festival yang lebih kecil pada skala lokal. The Takes menyediakan Daftar Film Festival yang berguna dan Depot Film Pendek (Short Film Depot) membantu pembuat film mengunduh dan mengirim film mereka ke festival besar.
  • Beberapa organisasi memiliki platform dan saluran distribusi sendiri secara online — seperti EngageMedia dan Kampung Halaman.
  • Menyiapkan rilis video Anda melalui televisi komunitas, nasional, atau internasional.
  • Gunakan portal pemutaran online, seperti YouTube.
  • Gunakan portal media sosial, seperti Facebook, Twitter, Instagram, atau Snapchat.
  • Hubungi saluran berita, baik internasional atau nasional, atau cari saluran lokal yang mencakup wilayah yang jadi perhatian Anda.
  • Gunakan video sesuai permintaan (video on demand), seperti iTunes, Amazon, Netflix, atau MAXstream.

Catatan: jika terdapat oposisi atau kontra-narasi lain yang signifikan atas isu yang diangkat inisiatif Video for Change Anda, ada kemungkinan video Anda akan disalahgunakan untuk mendistorsi pesan atau mendiskreditkan Anda. Lihat Manajemen Risiko untuk pertimbangan cara mengelola situasi tersebut.

Keterlibatan

  • Kumpulkan dana atau komitmen menjadi sukarelawan dari audiens.
  • Mintalah audiens (terutama yang sudah bermitra dengan proyek) untuk menyumbangkan waktu mereka dengan terlibat kegiatan penjangkauan dan distribusi video. Misalnya, dengan mengadakan pemutaran film, memposting di media sosial, atau mempromosikan videonya ke kenalan mereka.
  • Kembangkan modul tentang pemutaran film untuk membantu audiens melakukan pemutaran film mereka sendiri dan melibatkan penonton dalam langkah-langkah diskusi serta aksi. Sebagai contoh, lihat toolkit pemutaran film untuk Who Cares About Kelsey.
  • Mintalah audiens untuk mengunjungi website atau halaman web video inisiatif untuk mempelajari lebih lanjut dan mengaktifkannya secara online.
  • Minta dan dukung anggota komunitas terdampak untuk mengambil peran sebagai pemimpin dalam membicarakan dan mempresentasikan video dan/atau persoalan tersebut. Ini akan memungkinkan terjadinya pergeseran persepsi dari penonton pasif menjadi inisiator yang mengambil peran pemimpin, kolaborator, dan mitra.
  • Anggota komunitas terdampak mungkin ingin membentuk tim respons media sosial untuk berkomunikasi langsung dengan audiens. Namun ini akan tergantung pada akses dan sumber daya mereka, dan jika tingkat paparan di media dinilai aman.
  • Segera setelah pemutaran, adakan sesi dialog antara berbagai pemangku kepentingan, influencer, dan anggota masyarakat terdampak untuk memungkinkan mereka mengemukakan perspektifnya dan bicara mengenai solusi.
  • Hubungkan audiens langsung dengan organisasi mitra yang bekerja pada persoalan ini. Ini memungkinkan organisasi untuk memberikan solusi konkret, menyediakan kerangka kerja bagi orang-orang untuk menjadi sukarelawan, dan mengumpulkan sumbangan untuk mendukung kampanye, kegiatan, atau aksi.
  • Dukung tindakan kolektif dari anggota masyarakat terdampak dengan menghubungkan audiens dengan anggota masyarakat dan mendorong mereka untuk membentuk jaringan dukungan informal (seperti komite aksi lokal, kelompok diskusi, organisasi berbasis masyarakat, atau sejenisnya).
  • Mintalah anggota masyarakat dan organisasi mitra untuk menyumbangkan karya tulis, seperti opini atau esai panjang tentang masalah ini. Sebagai contoh, Arfan Sabran menulis sebuah buku tentang video Suster Apung, untuk membicarakan persoalan-persoalan yang telah direkam dalam video Suster Apung.
  • Jika video Anda menyasar perubahan kebijakan, rencanakan tindakan nyata yang juga dapat dilakukan orang lain, mulai dari menulis surat hingga bergabung dengan aksi langsung.
  • Paparkan video kepada pembuat kebijakan yang tepat, yaitu mereka yang dapat dipengaruhi dalam hal penerapan kebijakan pada komunitas yang diwakili dalam film.
  • Buat dan distribusikan panduan diskusi dan panduan kegiatan, lembar fakta, poin diskusi, serta kurikulum dan materi terkait lainnya.

Evaluasi Penjangkauan, Distribusi, dan Keterlibatan Anda

Untuk mengetahui dampak dan efektivitas strategi penjangkauan, distribusi, dan keterlibatan video inisiatif Anda, di bawah ini ada beberapa contoh indikator yang dapat Anda gunakan dalam proses evaluasi:

  • Berbagai bentuk promosi telah dilakukan agar audiens yang disasar memperoleh informasi tentang inisiatif video Anda.
  • Anggota komunitas terdampak mendukung dan terlibat dalam penyelenggaraan pemutaran awal di dalam komunitas.
  • Anggota komunitas terdampak hadir sebagai narasumber dalam tur pemutaran.
  • Komunitas pembuat video lain terdorong untuk membahas isu terkait inisiatif video Anda.
  • Subtitle untuk kaum tuli dipasang pada video inisiatif Anda.
  • Anggota komunitas terdampak dan audiens melakukan sebuah aksi, sesederhana apapun itu (membuat postingan tinjauan, memberi donasi, mencari informasi lebih lanjut, dll.) terkait isu atau konteks yang diangkat dalam video inisiatif Anda.

Untuk lebih lengkapnya, kunjungi Evaluasi untuk mengukur dampak dari tahap Penjangkauan, Distribusi, dan Keterlibatan inisiatif video Anda.

Evaluasi