Langkah Tiga: Kenali peserta, audiens, dan target Anda

Setelah Anda mempertimbangkan bagaimana inisiatif Video for Change Anda akan membuat perubahan, pertimbangan selanjutnya adalah memahami siapa yang terlibat dalam masalah ini.

Orang yang terlibat termasuk mereka yang:

  • Bertanggung jawab atas pelanggaran hak
  • Memiliki kekuatan untuk mempertahankan atau mengubah situasi
  • Terpengaruh oleh persoalan ini
  • Mungkin akan bekerja dengan Anda
  • Mungkin akan berlawanan dengan Anda.

Metode

Metode dan aktivitas berikut dibangun di atas metode di langkah 1 (Kisah Anda tentang mengapa video ini?) dan Langkah 2 (Teori Perubahan).

Pembauran dan observasi

Dengan membaurkan diri dalam suatu kelompok atau komunitas, Anda akan lebih mampu mengamati dan belajar dari praktik mereka. Jika Anda tidak menghabiskan waktu yang cukup bersama sebuah komunitas, maka Anda berisiko membuat asumsi yang salah tentang prioritas, kebutuhan, dan kebiasaan mereka. Jika Anda adalah anggota komunitas itu sendiri, metode ini membantu Anda merefleksikan cara komunitas Anda berfungsi.

Spektrum pemangku kepentingan dan mitra potensial

Untuk mengembangkan strategi yang efektif, akan berguna untuk mengidentifikasi posisi lembaga, organisasi, kelompok, dan jaringan yang sudah mengerjakan atau mempengaruhi masalah ini.

Untuk melakukan ini, mulailah dengan pernyataan “Mengapa?” Anda dari langkah 1 dimana Anda mendefinisikan bagaimana inisiatif ini akan berkontribusi pada perubahan sosial yang positif. Sekarang ulangi ini menjadi pernyataan posisi. Misalnya: “Kami percaya kami harus memiliki perwakilan gender yang seimbang di DPRD kami.”

Selanjutnya, gambar setengah lingkaran, dibagi menjadi lima irisan, tuliskan:

  • Sekutu aktif — sudah mengambil tindakan untuk mendukung posisi Anda
  • Sekutu — memiliki minat untuk mendukung Anda
  • Pihak netral — mungkin tidak terlibat dalam mendukung posisi Anda tetapi bisa saja
  • Lawan — dapat menentang posisi Anda
  • Lawan aktif — kemungkinan besar akan secara aktif mengganggu tindakan Anda.

Hasilnya adalah spektrum pemangku kepentingan yang dapat Anda gunakan untuk membantu merancang inisiatif Video for Change Anda. Di sisi kiri spektrum, tuliskan lembaga, organisasi, kelompok, dan jaringan yang paling Anda percayai paling mendukung posisi Anda. Di sebelah kanan, tuliskan mereka yang Anda yakini menentang Anda.

Memetakan pengaruh

Setelah Anda menempatkan semua pemangku kepentingan pada spektrum, Anda sekarang perlu mempertimbangkan di mana lawan dan sekutu (ada atau potensial) berada dalam kaitannya dengan pengaruh mereka. Identifikasi aktor yang paling berpengaruh pada masalah Anda atau inisiatif Anda.

Gunakan diagram di bawah ini untuk menempatkan para pemangku kepentingan pada poros yang menunjukkan pengaruh dan tingkat dukungan mereka. Anda mungkin perlu melakukan lebih banyak penelitian untuk melakukan ini secara efektif.

Sekarang, gunakan spektrum ikhtisar pemangku kepentingan Anda dan pemetaan pengaruh untuk memutuskan:

  • Orang-orang yang ingin Anda ajak bekerja sama secara langsung
  • Orang-orang yang ingin Anda jalin relasi atau terhubung dengannya
  • Orang-orang (kemungkinan besar penentang) dimana Anda harus memiliki respons strategis, tetapi kemungkinan besar tidak akan bekerja sama dengannya.

Segmentasi Audiens Anda

Selain mengidentifikasi jaringan, organisasi, kelompok, dan lembaga pemangku kepentingan utama, penting juga untuk menemukan cara untuk lebih memahami dan mengenal audiens target Anda. Segmentasi audiens bukanlah alat yang sempurna, tetapi dapat membantu Anda merancang komunikasi dan upaya penjangkauan yang lebih efektif, karena memungkinkan Anda untuk memahami bagaimana kelompok yang berbeda-beda cenderung merespons.

Selain mengidentifikasi jaringan, kelompok, organisasi, dan lembaga pemangku kepentingan utama, Anda juga perlu menemukan cara memahami dan mengenal audiens target Anda dengan lebih baik. Segmentasi audiens bukanlah alat yang sempurna, tetapi dapat membantu Anda merancang komunikasi dan upaya penjangkauan yang lebih efektif, yaitu lewat pemahaman kecenderungan respon dari kelompok yang berbeda-beda.

Audiens target Anda mungkin termasuk orang-orang yang secara langsung mampu membuat perubahan yang dituju. Termasuk pula orang-orang yang ingin Anda libatkan dalam inisiatif Anda.

Untuk kegiatan ini, Anda harus meluangkan waktu untuk mempertimbangkan cara terbaik untuk mensegmentasi audiens target Anda — artinya Anda akan membagi audiens Anda menjadi bagian-bagian terpisah untuk mendapatkan gambaran yang lebih baik dari masing-masing grup. Anda juga harus mempertimbangkan apa yang membuat orang-orang dalam audiensi target Anda serupa dan apa yang membuat mereka berbeda, dan bagaimana mereka berhubungan dengan masalah yang Anda tangani.

Cara paling umum untuk mengelompokkan audiens meliputi:

  • Demografi mereka, seperti usia, etnis, jenis kelamin, kelas, dll.
  • Dimana mereka tinggal
  • Apa yang mereka lakukan untuk mencari nafkah
  • Wadah yang mereka gunakan untuk mengekspresikan apa yang mereka rasakan dan pikirkan.

Dengan mengidentifikasi hal-hal ini, Anda dapat membagi audiens target Anda menjadi beberapa segmen. Ini membantu Anda menetapkan strategi komunikasi yang bermanfaat, serta memenuhi kebutuhan dan minat mereka sehingga membantu mereka untuk mengambil tindakan yang paling sesuai dengan situasinya.

Anda juga dapat meninjau seluruh segmen dan menganalisis kondisi atau situasi serupa yang dimiliki dan menyatukan tiap segmen. Ini membantu Anda untuk mengoordinasikan aksi kolektif lintas segmen dari audiens Anda. Ini dapat menumbuhkan kolaborasi dan dialog menarik yang mungkin tidak akan terjadi di situasi lain.

Pada tahap ini, penting juga untuk mulai memikirkan bagaimana Anda akan menjangkau audiens dan melibatkannya dalam inisiatif Anda.

Langkah Empat: Dokumentasikan Desain Strategi Anda